Perkembangan Batik di Dunia

Alleira Batik yakni untuk mengembangkan sekaligus memodernisasikan proses dan motif batik inilah yang mendasari  berdirinya Alleira Batik.  Sejak awal,  visi ini sangat kental mewarnai perjalanan perusahaan.  Terlihat dari motif dan design yang diciptakan Alleira .  Dengan tetap memegang patern batik tradisional, Alleira mengemasnya secara kreatif dan berani.  Guratan motif yang tercipta menghasilkan inovasi cantik dan elegan dalam dunia batik di Indonesia. Ditambah dengan teknik rumit berupa gradasi warna. Suatu teknik pewarnaan yang rumit mengingat jumlah warna yang tidak sedikit.

Secara keseluruhan, design dan motif Alleira menghasilkan motif batik jenis baru.  Modern, elegan dan memikat mata.  Motif ini membuat produk Alleira sangat mudah dikenali.  Sejak pemunculannya yang pertama, motif Alleira langsung menggebrak public pencinta fesyen di Indonesia.  Tidak sampai satu tahun, produk ini telah menjadi brand tersendiri untuk penyebutan batik modern.  Karena kepopulerannya ini lah maka banyak tercipta produk serupa dengan sebutan batik alluran.

Meski banyak ditiru, produk ini tetap tak tergoyahkan.  Dengan mengandalkan mutu dan orisinalitas, Alleira tetap mampu bertahan di pasar fesyen Indonesia. Bahkan kian kokoh.  Salah satu keunggulan produk ini adalah karena Alleira selalu dibuat diatas bahan berkualitas seperti sutra ATBM, satin dan sifon.   Dan keseluruhan koleksi itu dibuat dalam jumlah terbatas atau limited edition.  Inilah yang membuat seluruh rancangan Alleira bersifat sangat pribadi dan elegan.

Alleira dan Perkembangan Batik di Dunia

Setelah diakui UNESCO, batik resmi  menjadi warisan ‘dunia’ yang akan dikenal dan dilihat perkembangannya  oleh seluruh masyarakat dunia. Moment ini, menurut data Kementrian Perdagangan Indonesia telah membuat geliat perdagangan batik Nusantara mengalami peningkatan yang cukup significant.

Keberadaan Alleira Batik ini boleh dibilang cukup  menggairahkan pasar batik Indonesia.  Sejak itu, masyarakat semakin mengenal dan mencintai batik.  Baju batik kini di pakai tidak lagi hanya karena ada upacara atau pesta perkawinan, tapi telah meluas ke semua acara. Sekarang, masyarakat Indonesia senang memakai batik dimana saja dan kapan saja.  Perkembangan ini menunjukkan bahwa batik telah mendapat tempat yang tepat dalam gaya berbusana masyarakat.

Setelah pasar dalam negeri bergairah, Alleira mulai melebarkan sayap ke luar negeri.  Sejak tahun 2008, Alleira telah mulai mengawali dengan membuka cabangnya yang pertama di jantung pusat perdagangan dunia, Singapure.  Dengan membuka butik di Singapur, Alleira Batik membidik pasar internasional leibh luas lagi.Dan perlahan tapi pasti, Alleira mulai melakukan ekspornya ke manca Negara, lewat pintu Singpure.

Kementrian Perdagangan Indonesia menekankan bahwa dengan tembusnya batik Indonesia ke pasar global itu artinya Indonesia telah mampu mengangkat brand image batik Indonesia.

Berdasarkan data Kementrian Perdagangan, realisasi ekspor batik Indonesia ke beberapa negara di dunia pada periode 2004-2008 menunjukkan tren yang positif meski di tahun 2005 mengalami penurunan.

Ekspor batik Indonesia mulai meningkat pada 2006 menjadi 14,26 juta dolar AS, menjadi 20,87 juta dolar AS pada 2007 dan menjadi 32,27 juta dolar AS pada 2008.

Realisasi ekspsor batik selama periode Januari-November 2009 mencapai nilai 17,35 juta dolar AS. Negara tujuan ekspor batik Indonesia antara lain Amerika Serikat, Belgia, Perancis, Inggris dan Jerman.

Menjadi brand batik modern berkwalitas di dalam maupun luarnegeri, memang menjadi target utama Alleira batik.  Kedepan, perusahaan ini berupaya mengembangkan industry batiknya dengan berencanan membuka sebanyak mungkin cabang cabangnya di luar negeri.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s